Dear God

Udah mentok. Stuck. Campur aduk
Semuanya terlihat menyeramkan bagi saya
Tongkat itu, mereka semua...


Saya tidak mau membagi ini sama mereka. Buat apa? Toh siapa juga yang mau bantuin?
Semua sibuk dengan urusan masing-masing. Mereka tahu pun tidak ada gunanya, hanya memperkeruh suasana. Cuma bikin saya makin jengkel.

Saya mau "menempel" dengan-Mu saja
Let me to be closer to you...
Saya mendekat bukan karena saya ingin Engkau mewujudkan keinginan saya dan segalanya sesuai dengan harapan saya
Saya mengerti betul, apa yang saya inginkan belum tentu baik buat saya. Cuma Engkau yang Maha Tahu. Saya percaya itu
Tapi cuma untuk 1 hal : Kasih Sayang-Mu


Dengan kasih sayang-Mu, bahkan ketika saya mendapat cobaan tersulit pun, saya yakin akan tetap survive karena Engkau akan selalu membimbing dan menguatkan saya. Oleh karena itu saya "mengemis" kasih sayang-Mu. Engkau sudah maha Rahim. You're too kind to me. 
Tapi saya ingin lebih disayang oleh-Mu. Karena dengan disayang oleh-Mu dan menyayangi-Mu, saya merasa tenang. 
Saya tidak merasa sendirian
Saya tidak merasa takut
Saya merasa punya pelindung
Saya merasa punya penguat
Saya merasa punya penolong
Saya punya zat yang Maha Segalanya, yang tidak akan kalah dengan apapun


Saya ingin meminta, boleh?
Karena saya percaya hanya Engkau Maha Mendengar. Engkau pasti akan mengabulkan doa hambanya dalam bentuk yang bervariasi, tidak bisa diduga. Manusialah yang terlalu bodoh untuk sadar bahwa sebenarnya doanya telah dikabulkan, hanya saja dalam bentuk yang paling baik untuknya

Beri saya kesabaran
terhadap orang yang tidak pernah mengerti arti "kerja keras" dan "kejujuran"
terhadap orang yang tidak pernah peka atas penderitaan orang lain
terhadap orang yang tidak pernah bersyukur dan sibuk mengasihani diri sendiri
terhadap orang yang tidak menghargai apa yang telah Engkau karuniakan kepadanya
terhadap orang yang tidak pernah merasa bersalah, padahal dia sudah merugikan orang lain
terhadap orang yang selalu ingin menyerah dan pesimis terhadap kehidupan yang telah Engkau rencanakan dengan indah
terhadap orang yang membuat saya seringkali berpikir bahwa "dia terlalu sempurna sebagai manusia"
terhadap orang yang masih belum bisa menjalankan "misi" dengan baik
terhadap orang yang sudah mencoba sampai kemampuan maksimalnya namun masih menemui kegagalan 
terhadap diri saya sendiri, yang terkadang saya sendiri pun tidak mampu mengendalikan
dan bersabar terhadap perilaku manusia-manusia lain yang tidak pernah bisa diduga...

Beri saya kekuatan
untuk meraih cita-cita saya dengan cara terhormat dan mulia
untuk mengubah keadaan yang telah membuat "sesak nafas"
untuk bangun dan sadar kalau saya sudah ketinggalan jauh
untuk memulai mengejar ketertinggalan saya
untuk membuktikan pada mereka kalau saya bisa lebih baik dari mereka
untuk ikhlas atas semua yang ada dalam hidup saya, tanpa terkecuali
untuk ikhlas melihat kebahagiaan orang terdekat saya, biarpun dari lubuk hati terdalam saya tidak menginginkan hal itu terjadi. Tapi demi beliau, tak apalah
untuk konsisten di jalan-Mu, tetap dekat dengan-Mu, anytime anywhere anyhow
untuk peduli pada sekitar dan sadar bahwa saya masih manusia yang tergolong beruntung 
untuk menjalankan "misi" yang sudah saya emban dan saya berkomitmen kepadanya

yang terakhir : jangan tinggalkan saya...

Postingan populer dari blog ini

Tokoh-Tokoh yang Menyebarkan Islam di Indonesia

SKB (Wawancara) CPNS LAN 2017