Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Telling Stories With Photographs

Gambar
Belakangan gue lebih sering ngepost di tumblr, apalagi kalo pendek-pendek doang. Udah lama ga ngepost gambar disini. Visit yaaa mirunachan.tumblr.com


Gue lupa kapan ini ada dan dalam rangka apa gue tertarik menjadikan ini ada di draft blog gue.... Liat gaya bahasanya sih kayanya gue dapet dari kaskus. Gue setuju sama isinya, meskipun ga semua. Gue belom pernah liat ada temen gue yang sampe ngasih parcel ke dosen soalnya.  Lumayan seru buat jadi insight:

Terlepas dari ada atau nggak penyokong dana di balik aksi mahasiswa sebelum soeharto, senggaknya mahasiswa di jaman orde baru lebih punya prinsip buat ngadain gerakan-gerakan. Nggak cuma gerakan demo, tapi juga lobi-lobi ke pemerintahan.Sekarang?Disadari atau nggak, mahasiswa jaman sekarang cenderung lebih milih nggedein IPK, lulus nggak nyampe 4 tahun, terus kerja di perusahaan bonafit. Sukur-sukur sih kerja di perusahaan asing yang ada di Indonesia. Kalo bahasa kasarannya versi ane, menJongoskan diri di negeri sendiri. yaaa…beda tipis lah sama orang pribumi jaman hindia belanda yang justru jadi kacungnya orang belanda.
Oke. Kembali ke topik. Dari berbagai obrolan warung kopi, emang …

Menulis, Menulis, dan Menulis

Salah satu hal yang bikin gue culture shock sama semester ini adalah : (disuruh) banyak nulis sodara-sodara

Jadi gue dapet matkul Metode Penelitian Administrasi 1 (MPA 1) di semester ini. Nih matkul ada lanjutannya tuh, namanya MPA 2 tapi nanti semester 5. Matkul MPA ini bisa dibilang bayang-bayang skripsi karena emang tujuannya supaya pas nyekripsi nanti kita ga terlalu blank. MPA 1 fokus ke pembuatan rancangan penelitian, abis itu ada AMP (gampangnya, dibuang ke antah berantah selama kurang lebih seminggu buat ngambil data) sekitar bulan Agustus, dan di MPA 2 lebih fokus ke penulisan laporan dan cara presentasinya.

She is an Introvert

Baca di tumblr, katanya : The most brilliant writers, I believe, write from a sense of urgency.

Ya, gue kalo nulis selalu karena gemes sama sesuatu. Tapi saya tidak mengklaim sebagai brilliant writer kok...... Oke ini intermezzo aja, karena saya bingung mau pake prolog apaan.

Yang mau gue sampaikan kali ini juga urgent. Penting untuk membuka perspektif akan sesuatu, juga penting untuk mem-plong-kan hati saya yang lagi "keuheul".

Ada sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit ,  tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia seorang Introvert.  ----- sumber