Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Gerak, Bergerak

Gue sempet nimbang-nimbang mau nge-post tentang ini. Rada gimana gitu, lah gue ga ikutan "turun" jadi kesannya sepik doang. Kurang dapet feel-nya. Sebenernya mau, tapi jujur aja motivasi masih kurang kuat. Lebih ke motivasi eksternal sih tepatnya, lingkungan ga mendukung. Tapi, gue benar-benar mendukung apa yang dilakukan oleh teman-teman yang lainnya kemarin :) 

Sampe mupeng liat foto-fotonya : ternyata yang ikut sebanyak itu! Aaah disitu saya merasa sediih...

Ketidaknyamanan

"Lo kan ga bisa milih mau punya partner yang kaya gimana di organisasi. Jangan baper. "
one of my partner year ahead. Also one of my besties
Itu bukan gue tujuin buat yg ngomong kalimat itu. 
*suer bukan elu, Put* Mulai dari mana ya? Eh seriously I dunno from where should I start? Oke, intinya gini. Gue bukan orang yang baper. Dalam berbagai sesi wawancara organisasi atau apapun yang menanyakan kelebihan gue, gue pasti mencantumkan : toleran dan open-minded. Emang bener kok, gue ga suka terlalu mempersalahkan dan mempermasalahkan orang even if they are clearly make mistakes. Makanya gue bisa dengan gampang nerima personality orang meskipun itu beda banget sama gue. Tapi kali ini….sepertinya gue menemukan limit toleransi gue dan berpikir,    "I should do something to change it. Or at least, to control it.” Setiap tempat punya budayanya sendiri. Begitu juga dengan tempat ini. Apalagi, budaya yang diterapkan di tempat ini berasal dari sesuatu yang agung, ga bisa dibantah. Sud…